3 Manfaat Lulur Tradisional untuk Kesehatan Kulit

Lulur tradisional warisan kosmetik leluhur yang tetap langgeng digunakan wanita timur hingga saat ini. Manfaatnya tidak terbantahkan lagi secara efektif memelihara kesehatan kulit wanita dengan biaya terjangkau dan bahannya pun mudah.

Wanita Indonesia semasa gadis pula sudah dikenalkan luluran oleh bunda. Sehingga luluran sudah menjadi tradisi dan budaya bangsa Indonesia. Sebab itu, Indonesia paling kaya dengan berbagai macam lulur tradisional. Hampir suku-suku dominan memiliki resep lulur dari leluhur. Bisa dikata salah satu budaya wanita nusantara adalah luluran.

Segudang manfaat luluran, saya rangkumkan tiga manfaat lulur tradisional untuk kesehatan kulit wanita, yaitu:

1 Mencerahkan Kulit Secara Alami

Lulur membantu melepaskan sel kulit yang mati sehingga regenerasi sel dapat lebih sempurna. Kadang orang menyebutnya lulur dapat memutihkan kulit. Sebutan ini kurang tepat karena wanita yang berkulit gelap tetap tidak bisa diputihkan warna kulitnya secara alami.

Kulit mati dan kering menyebabkan warna kulit menjadi kusam, apalagi setelah terpapar sinar matahari dan keringat saat kita bekerja. Penumpukan itu bila tidak ditangani serius bisa menjadi flek hitam. Pudarlah keelokan wanita dan tidak nyaman dipandang. Bila kulit mati itu diangkat, kulit baru akan menggantikan membuat kulit nampak lebih cerah.

Dalam dunia medis, pengangkatan sel-sel kulit mati pada permukaan kulit disebut eksfoliasi. Pengelupasan dapat dilakukan secara mekanis, dengan menggunakan bahan kimia yang disebut skrap (scrub) abrasif pada kulit. Eksfoliasi secara tradisional menggunakan rempah alami memanfaatkan penggunaan lulur tradisional yang dijamin lebih menyehatkan dan merawat kulit dalam jangka panjang.

Seiring bertambahnya usia, proses regenerasi sel-sel menjadi melambat. Artinya tubuh lebih lambat untuk melepaskan sel-sel kulit mati dan menghasilkan sel-sel yang baru. Ketika sel-sel kulit tua mulai menumpuk di permukaan kulit, menghasilkan kulit tampak kusam, kasar, dan kering. Selain itu, penumpukan sel kulit mati dapat menghasilkan minyak yang berlebih dan tersumbatnya pori-pori kulit menyebabkan noda dan jerawat.

Disinilah peran penting lulur dalam misi membantu pengelupasan penghalang dari sel-sel kulit mati yang menyumbat kulit dan menyingkap sel-sel baru yang segar di bawahnya. Singkatnya, rutinitas pengelupasan secara teratur dengan lulur tradisional akan membuat kulit Anda terlihat segar dan sehat.

2 Melembabkan dan Menghaluskan Kulit

Jika kulit mati yang kusam berhasil diangkat dengan bantuan lulur trasional, kulit menjadi terlihat segar dan sehat. Kulit baru tentu saja memiliki tekstur yang lebih lembut dan halus. Apalagi bila bahan lulur tradisional yang digunakan dari susu dan buah-buahan, bisa membuat kulit adem, lembab.

Kriteria kulit yang bagus bukan dilihat dari warna kulit yang putih mulus dilihat dari kesehatan kulit itu sendiri. Kulit yang sehat yaitu kulit yang memiliki kelembaban yang pas sehingga kulit tidak menjadi kering dan juga tidak terlalu basah atau berminyak.

Banyak wanita yang merasa kulitnya kering. Kulit kering adalah kondisi umum yang dialami kulit di mana terdapat kekurangan cairan di lapisan terluar kulit. Bagian tubuh yang terbuka, seperti lengan, tangan, dan kaki adalah area yang paling rentan mengalami gangguan ini. Lulur tradisional mampu membuat kulit wanita menjadi lembab dan halus.

3 Mengencangkan Kulit

Halus mestilah kencang. Halus kencang dan tidak kering kesempurnaan kulit anugerah terindah. Allah ta’ala mengizinkan kulit memiliki kemampuan untuk meregang dan kemudian merestore lagi ke keadaan normal yang disebut elastisitas kulit.

Kulit terus mengalami perkembangan mengikuti umur, hanya saja kemampuan regenerasinya kian menurun seiring dengan penuaan. Orang muda memiliki elastisitas kulit yang lebih baik ketimbang mereka yang berusia lebih tua diperngaruhi faktor ketebalan dermis. Orang yang berusia lebih tua memiliki tingkat elastisitas yang rendah karena dia memiliki sedikit dermis yang menyebabkan kulit susah kembali ke posisi semula. 

Kulit kendur tidak hanya disebabkan oleh penuaan, wanita muda juga bisa mengalami kekenduran kulit karena hal lain seperti; gen, radiasi sinas matahari, stress, makan terlalu manis, penurunan berat badan yang terlalu drastis dan kekurangan protein.

Peran luluran dalam mengencangkan kulit karena luluran tradisional mengandung vitamin C, D, E dan K yang berfungsi meningkatkan elastisitas kulit. Vitamin yang paling dominan berperan adalah vitamin C.

Tiap rentang usia memiliki kadar kebutuhan vitamin C yang berbeda. Laki-laki dan wanita memiliki kadar yang berbeda juga. Untuk remaja perempuan 14-18 tahun membutuhkan 65 mg dan laki-laki 75 mg. Wanita dewasa membutuhkan 75 mg dan pria 90 mg.

 Meski sudah mengkonsmsi vitamin C belum tentu kulit mendapatkan manfaatnya karena telah habis diserap oleh tubuh sehingga kulit masih kekurangan vitamin. Disinilah peran penting lulur tradisional dalam mengintervensi vitamin C pada kulit secara langsung.